Budidaya Nanas di belakang Kelas
Oleh : Nuratikoh, M.Pd
Awalnya Gerakan Sambang ( Satu Warga Sekolah Satu Kembang)
Atas usul dari beberapa warga sekolah yang ingin membawa dan menanam buah di sekolah, maka di perbolehkan untuk menanam tanaman buah tertentu, karena lokasi sekolah yang terbatas
Beberapa kembang di tanam di depan kelas masing-masing, ada juga yang di tanam di pot di sekitar ruang kantor dan laboratorium
Tanaman jenis buah di tanam di tempat terbuka, di samping akan di nikmati buahnya, di harapkan menjadi pohon peneduh
Baru- baru ini, setelah di amati di lahan belakang kelas dekat pagar sekolah ada area kosong, yang layak untuk di fungsikan
Setelah di sepakati, maka NANAS telah menjadi pilihan, dengan alasan tidak memerlukan lahan yang luas, cara tanam yang mudah, tidak memerlukan perawatan khusus, buahnya lezat kaya dengan kandungan vitamin , sehingga mudah untuk di jual
Perbanyakan nanas dapat dilakukan dengan cara memilih dan menanam tunas anakan
Dibelakang kelas dekat pagar sekolah ada lahan kosong yang dapat di manfaatkan untuk penanaman nanas ini, untuk memulainya dibuatlah lubang dengan ukuran 30 X 30 X 30 cm, setiap lubang di isi satu bibit, kemudian ditanam dengan kedalaman antara 3 – 5 cm hingga bagian akarnya tertimbun semua
Pemupukan dilakukan secara berkala dengan menggunakan kompos yang telah tersedia di sekolah
Biasanya nanas akan berproduksi dan dapat dipanen _+ setelah berumur 2 tahun
Peserta Didik sangat antusias dalam pembelajaran pemanfaatan lahan sempit di belakang kelas


Komentar
Posting Komentar